
|
Lagu Bali
Lagu Bali menurut beberapa kalangan saat ini sudah sangat jauh berkembang dari masa-masa sebelumnya. Masuknya corak dan warna baru yang mengilhami para musisi untuk memberikan sentuhan yang lebih artistik dan modern membuat lagu Bali semakin menjadi tren yang dirasakan mampu untuk memberikan kepuasan bagi para pencinta lagu Bali.
Kami berusaha untuk mengangkat topik-topik menarik ini ke dalam situs sederhana ini. Kami juga mohon maaf sebesar-besarnya karena masih banyak link yang belum kami hidupkan berhubung kami masih dalam tahap penyeleksian materi, dengan harapan situs ini bisa memenuhi keinginan para pencinta lagu Bali di Bali, Indonesia maupun yang berada di luar negeri. Banyak hal yang harus kami tuangkan dalam menyajikan kreatifitas yang dilakukan oleh musisi Bali, namun kami sadar - kami tidak akan dapat memberikan informasi tersebut dengan sempurna sesuai dengan keinginan para pengunjung situs ini yang memiliki beragam perspektif.
Satu hal yang perlu diketahui bahwa kami akan selalu berusaha menyajikan kabar terkini dan terlengkap dari keberadaan lagu Bali saat ini. Kami sarankan untuk mengikuti 5 langkah mudah mengikuti perkembangan situs ini yaitu buka setiap hari situs ini, baca artikel yang disukai, daftarkan diri sebagai fans club, ikut dalam forum dan terakhir cobalah menjadi diri sendiri dengan ikut membuat artikel dalam rubrik obrolan di warung kopi sehingga akan terjadi interaksi positif dengan pengunjung lainnya. Akhirnya... dengan segala keterbatasan ruang yang ada dalam situs ini, maka kami harapkan rajin-rajinlah mengunjungi situs ini ( bila perlu setiap hari ), karena jika tidak - maka mungkin saja pengunjung akan ketinggalan berita menarik yang akan selalu terupdate dan berganti setiap hari. Dan .... sebelum membaca hal lainnya, mohon berikan jawaban terhadap polling terbuka yang kami lakukan. Suksme ...
Ngiring sareng-sareng ngelestariang seni lan budayane antuk Gending Bali ....
 |
Tanggal 6 Desember 2008 jam 20.00 kami dari Tim Media nanoe Biroe bergegas dengan sedikit tergesa berangkat ke GOR Ngurah Rai Denpasar dalam rangka meliput konser nanoe Biroe yang merupakan hajatan dari A Mild Live. Segala perlengkapanpun kami siapkan untuk meliput acara ini seperti kamera, handycam, pulpen, notepad dan laptop dengan harapan agar segera kami bisa posting berita secara realtime dari lokasi konser. Berbagai anganpun hadir menyertai perjalanan kami dari lokasi kami diluar Denpasar. Sampai di daerah Ubung kami sempatkan diri untuk menelepon nanoe, namun diangkat istrinya. Kami konfirmasikan bahwa kami sedang dalam perjalanan menuju ke lokasi konser. Ternyata nanoe dan crewpun sedang dalam perjalanan ke tempat yang sama. Akhirnya kita janjian untuk bertemu di lokasi.
Kami tiba mendahului nanoe dan crewnya. Kami langsung menuju ke pintu belakang panggung yang dikhususkan untuk panitia dan artis pengisi acara serta orang lain yang dianggap berkepentingan. Kami sampaikan kepada penjaga pintu alias door guard yang rata-rata berperawakan besar dan tegap bahwa kami akan melakukan liputan konser nanoe mengingat kami adalah bagian dari tim nanoe yang khusus melakukan liputan konser-konser nanoe. Kamipun minta ijin dengan baik-baik agar dapat diijinkan masuk kelokasi konser.....
Namun sayang .... sang door guard dengan lugasnya melarang kami untuk masuk karena kebetulan kami sangat jarang dan hampir tidak pernah memakai embel-embel ID atau tanda pengenal sebagai pass masuk dalam event-event berskala apapun mengingat kami sudah terbiasa melakukan hal ini tanpa pernah ada halangan apapun. Tapi disini sangat berbeda! Tanpa mau tahu alasan apapun sang door guard tidak sama sekali memberikan kami ijin untuk masuk. Akhirnya kami mengalah. Kami pun menunggu kedatangan rombongan nanoe seperti biasanya dengan harapan nantinya kami akan masuk bersama-sama dengan rombongan.
Sekitar hampir 20 menit kami menunggu nanoe didepan pintu masuk yang dijaga door guard tadi. Kami coba bersabar menunggu walaupun situasi sangat tidak mengenakkan untuk menunggu karena lokasi pintu berada disebelah deretan generator bertenaga tinggi dengan suara yang sangat memekakkan telinga. Tapi demi sebuah liputan, kami tetap menunggu dengan sabar.
Kami perhatikan orang-orang yang lalu lalang didepan kami. Ada yang tengak-tengok, ada yang mencoba masuk tapi dilarang, ada yang pake ID langsung masuk dan lain sebagainya. Kami perhatikan dengan seksama semuanya. Bagaimanapun kami ingin melihat cara kerja door guard yang sangat ketat terhadap kami atau orang lain. Tapi apa yang terjadi ternyata tidaklah sama. Entah dengan pertimbangan apa atau alasan apa, kami lihat dengan mata kepala sendiri ternyata ada orang-orang yang mungkin kenal dengan sang door guard atau teman atau keluarga atau apanya akhirnya dengan leluasa bisa masuk walaupun tanpa ID seperti yang disyaratkan. Kami pun heran dengan keadaan ini. Tapi kami tidak ambil pusing, mengingat itu bukan urusan kami.....
Akhirnya rombongan nanoe pun tiba dilokasi. Kamipun menyambut mereka dengan gembira. nanoe datang dengan crew yang lengkap. Merekapun akhirnya masuk satu persatu. Tapi .... dari crew yang dibawa nanoe pun ternyata beberapa tertahan diluar pintu. Bahkan Rizal sang Manager yang kami ikutipun akhirnya tidak mampu untuk memohonkan ijin agar crew yang tertahan dan tim kami untuk masuk. Yang justru lebih mengherankan adalah salah satu pemain band nanoe pun dilarang masuk!!!! Bahkan nanoe sendiri yang menjemput mereka kembali di luar pintu juga tidak berhasil merubah pendirian kaku sang door guard. Bahkan pemain band nanoe ini sampai bergumam bahwa kalau tidak diijinkan masuk maka dia tidak akan main. Suasanapun sangat tidak mengenakkan. Kami yang berada diluar pintu merasa iba dengan keadaan ini.
Harus seketat itukah penjagaan yang mesti dilakukan??? Tidak kah panitia tahu dan memberikan breifing kepada door guard mereka seberapa pentingnya crew, pemain band dan tim liputan bagi seorang aris dalam sebuah event?? Seberapa merugikankah segelintir crew nanoe terhadap event ini dibandingkan dengan orang-orang lain yang tanpa ID yang dengan leluasa bisa melenggang masuk? Menguntungkankah orang-orang itu? Atau mungkinkah door guard inikah yang terlalu over? Atau justru prosedurnya yang sok SMS / Super Maximum Security? Emangnya kami teroris .... Ketat buat kami ya ketat juga buat semua dong ...
Banyak pertanyaan menggelayut dibenak kami. Kami tidak pernah menyangka akan mendapat perlakuan seperti ini. Ok, kami acungi jempol tentang sistem pengamanan yang ada. Ok, kami setuju yang tidak pakai ID tidak boleh masuk. Tapi .... ada hal lain juga yang harus diperhatikan bahwa crew, pemain band dan tim lainnya adalah juga penting!! Selekif boleh, tapi asal tidak asal-asalan.
Sangat kami sayangkan, kami yang notabene adalah tim liputan nanoe yang selama ini secara ekslusif melakukan peliputan terhadap nanoe akhirnya tidak dapat memberikan informasi liputan konser ini secara realtime kepada pengunjung situs ini.
Akhirnya kami pulang dengan berbekal kecewa dalam hati kami. Mudah-mudahan ini merupakan pengalaman pahit terakhir yang kami alami dan dikemudian hari panitia-panitia yang akan mengadakan konser agar dapat memberikan sedikit akses kepada crew, tim liputan apalagi pemain band artis bersangkutan untuk masuk ke lokasi konser mengingat semua hal tersebut merupakan dukungan penting bagi sang artis dalam memberikan performance terbaik mereka.
BRAVO A MILD!!
note : forward berita dari www.nanoe-biroe.com
| Gosip - Gosip Seputar Artis Bali |
|
| |
| Fans Club Lagu Bali |
 | dexdoank - indonesia
Alamat : nomaden
Artis Idola : de antoni
| |
|
|
|
|
Apa kata mereka ...
saya mengharapkan situs ini bisa memuat semua lagu2x pop bali..... kadek - 081338671234
titiang seneng pisan wenten web puniki..sangkaning niki tiang uning akeh antuk lagu bali sane lawas utawi anyar.... d;aconks - tianyar,karangasem
|
|
|
|
Updated
2008-12-06 . Total hits : |
 |
91872 |
|
Kontak kami via messenger
 
atau silakan datang ke
SEKRETARIAT REDAKSI :
Nuansa Kori Sading Utama No. 8
Sading, Badung - Bali
phone. 0361 7901668
Fax. 0361 239197


Fans yang ultah hari ini 04 July 2009
Fans widi2ana, panji kuning, lolot, trio januadi dan banyak lagi Ultah yang ke - 24
|